Trend & Prospek Hunian Tahun 2008

Seiring denagn bergantinya tahun, trend gaya perumahan yang diminati pun turut berganti, misalnya corak rumah minimalis di tahun 2007 pun mengalami beberapa variasi, berganti corak yang lebih segar. Pe ningkatan grafik penjualan perumahan juga menuju kearah yang positif, sehingga membangkitkan optimis para developer untuk mencapai target penjualan yang maksimal, yang pada akhirnya akan bermuara pada rencana pembukaan lahan baru di 2008.

Pergantian tahun tak hanya ditandai dengan perubahan angka semata, melainkan juga merupakan fase yang tepat untuk mencoba sesuatu yang baru, mengganti gaya hidup serta memberi kesan new dan fresh, pada kehidupan manusia. Mulai dari fashion, tayangan televisi, makanan favorit, gaya pakaian, gaya bahasa dan lain-lain mendapat “modifikasi” untuk menandai suatu permulaan yang baru. Menjelang berakhirnya tahun 2008, bisnis properti perumahan pun mendapat gelombang serangan yang sama, yaitu dengan mulai beralihnya minat konsumen terhadap produk perumahan pada gaya perumahan tahun 2007 yang minimalis ke gaya perumahan yang tidak lagi sekedar minimalis, namun sudah bergeser terhadap gaya yang lebih variatif untuk menciptakan kesan yang lebih segar dan lebih baru.

Minimalis Variatif di 2008

Selera para konsumen bisnis properti perumahan di tahun 2007 didominasi perumahan gaya minimalis, yang simpel, sederhana, kokoh serta mengedepankan garis-garis yang tajam, tegas, dan sudut-sudut rumah yang agak sedikit terlihat kaku. Masyarakat lebih membutuhkan hunian yang praktis namun fungsional, artinya memenuhi aspek cepatnya waktu proses pembuatannya, kemudahan perawatannya, tidak menyisakan banyak lahan ruang kosong, serta mampu mengakomodasi semua fungsi dari setiap ruangannya.

Namun gaya minimalis ternyata masih memiliki beberapa kelemahan, yaitu dirasa kurang menarik secara artistik sehingga akan menimbulkan kebosanan dan terkesan monoton. Gaya ini kurang memiliki rasa dan sentuhan yang mencerminkan identitas penghuninya, dengan adanya rasa bosan dan monoton dikhwatirkan akan membuat penghuninya merasa kurang betah dan tidak nyaman untuk berlama-lama berada dilingkungan rumahnya. Kelemahan inilah yang melahirkan trend baru perumahan di tahun 2008, yakni perumahan minimalis yang dibungkus arsitektur bangunan yang variatif.

Kembali ke masalah trend, di tahun 2008 ini, cenderung akan bergeser dari gaya minimalis yang lebih bervariasi secara arsitekturnya, namun masih dengan sistem cluster tertutup, sebenarnya gaya minimalis yang ada di Indonesia pada umumnya, dan di Yogyakarta pada khususnya, tidak tepat dikatakan gaya minimalis murni. Gaya minimalis di Indonesia mempunyai perbedaan dengan konsep minimalis aslinya, konsep minimalis asli hanya menekankan pada aspek fungsi ruang serta efisiensi terhadap penggunaan ruang, sedangkan yang banyak terjadi di Indonesia, perumahan bergaya minimalis banyak menggunakan ornamen bentuk dan ornamen alam.

Gaya minimalis akan bertahan tapi dengan beberapa variasi, misalnya ornamen-ornamen sederhana dan natural serta pemasangan batu alam pada dinding, pot tanaman di sudut ruangan, serta taman kecil di depan atau samping rumah. Bentuk yang tegas, simetris juga akan mengalami sedikit pergesaran, dengan penambahan lekuk-lekuk pada dinding, mengurangi sudut yang tajam, pemilihan perabot serta interior yang berbentuk soft (lingkaran atau oval).

Di tahun 2007 bidang property perumahan relative stabil dengan kecenderungan meningkatnya grafik pertumbuhan bisnis property. Suku bunga KPR yang lebih kecil dibanding tahun sebelumnya, 2006, ternyata mampu meningkatkan volume perdagangan dan minat untuk berinvestasi property. Penurunan suku bunga KPR adalah salah satu program pemerintah untuk menggairahkan kembali bisnis properti dan dapat dikatakan program tersebut berhasil..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: