Kenaikan harga bahan bakar minyak sebesar rata-rata 28,7 persen akhir pekan lalu niscaya akan berdampak langsung terhadap peningkatan biaya konstruksi. Biaya pembangunan berbagai produk properti seperti perumahan, apartemen, kondominium, ataupun ruko serta mal dipastikan akan mengalami penyesuaian.
Di sisi produsen, para pengembang memang akan merasakan dampak langsung dari kenaikan harga BBM. Sebelum BBM naik pun, harga besi dan baja serta bahan bangunan lainnya sudah naik lebih dulu. Sementara di sisi konsumen, nasabah yang membeli produk properti melalui kredit pemilikan rumah (KPR) atau kredit pemilikan apartemen (KPA), niscaya saat ini sedang waswas apakah suku bunga kredit bank akan naik atau tidak.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis oleh roemahku 




