Juni 13, 2008
Kenaikan harga bahan bakar minyak sebesar rata-rata 28,7 persen akhir pekan lalu niscaya akan berdampak langsung terhadap peningkatan biaya konstruksi. Biaya pembangunan berbagai produk properti seperti perumahan, apartemen, kondominium, ataupun ruko serta mal dipastikan akan mengalami penyesuaian.
Di sisi produsen, para pengembang memang akan merasakan dampak langsung dari kenaikan harga BBM. Sebelum BBM naik pun, harga besi dan baja serta bahan bangunan lainnya sudah naik lebih dulu. Sementara di sisi konsumen, nasabah yang membeli produk properti melalui kredit pemilikan rumah (KPR) atau kredit pemilikan apartemen (KPA), niscaya saat ini sedang waswas apakah suku bunga kredit bank akan naik atau tidak.
Baca entri selengkapnya »
1 Komentar |
Artha | Ditandai: BBM naik, bisnis properti, prospek |
Permalink
Ditulis oleh roemahku
Juni 5, 2008
Hal-hal yang perlu dilakukan ketika kita mau menjual rumah kita:
1. Pengecatan ulang untuk menciptakan kesan pertama.
Sebelum menjual rumah, tentu kita harus mendandani dulu fungsi-fungsi dasar dari rumah kita. Gantilah kaca yang sudah pecah, betulkan genteng yang bocor, aliran listrik yang terputus, dan sebagainya. Namun, untuk menimbulkan kesan pertama yang kuat, ciptakan sudut rumah yang bersih, sekaligus pengecatan rumah sebelum anda menjual rumah anda tersebut. Pengecatan ulang dapat menimbulkan kesan bahwa rumah anda tersebut itu terawat dengan baik. Namun mengecat rumah lama tidaklah bisa asal timpa saja, jika cat dasarnya masih cukup baik dan rata, permukaan tersebut bisa langsung ditimpa dengan cat dengan merk yang sama.
Apalagi jika warna cat dasarnya putih, tentu bisa ditimpa dengan warna apapun. Namun harus diingat, harus dengan merk yang sama. Kenapa? Sebab cat dengan merk yang berbeda memiliki kandungan kimiawi yang berbeda pula. Perbedaan kandungan kimiawi ini jika disatukan bukannya membuat indah rumah, malah membuat dinding bergelombang, dinding yang bergelombang juga disebabkan oleh cuaca yang berkelembaban tinggi dan tembok yang masih basah saat dicat. Lain hal jika warna dasarnya gelap, atau cat lamanya memang sudah bergelombang, terkelupas dan pecah. Terpaksa cat lama harus dikerok dulu sebelum dilakukan pengecatan ulang. Pengecatan yang ditimpa berulang-ulang akan mengakibatkan lapisan cat mudah pecah.
Baca entri selengkapnya »
1 Komentar |
Artha | Ditandai: beli, harga jual, jual, menjual rumah, perkiraan harga |
Permalink
Ditulis oleh roemahku
Juni 4, 2008
Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kian membaik, membuat pasar properti semakin menggeliat. Apabila perekonomian tumbuh dengan baik dan tingkat pengangguran juga menurun, banyak masyarakat mampu membeli rumah sehingga pasar properti akan tumbuh dengan cepat, seperti yang terjadi saat ini. Sebaliknya jika perekonomian menurun dan pekerjaan sangat sulit didapat, masyarakat akan menunda untuk membeli rumah sehingga tren harga perumahan akan menurun.
Harga properti cenderung akan naik disaat pendapatan perkapita juga naik, hal ini terjadi dalam perekonomian yang maju pesat, dengan lapangan pekerjaan yang makin tersedia, dan semakin banyak pasangan suami istri yang bekerja. Karena tingkat ketergantungan dariu para pembeli rumah sekarang ini sangat terkait dengan kredit kepemilikan rumah, meningkatnya suku bunga akan sangat berpengaruh terhadap permintaan rumah. Keadaan Indonesia pada saat ini yang mulai membaik, berdampak terhadap menurunnya suku bunga kredit. Hal ini memberikan peluang untuk lebih memaksimalkan kredit rumah yang dikucurkan oleh sektor perbankan untuk kebutuhan pembelian rumah bagi keluarga.
Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Artha | Ditandai: angsuran, ekonomi, KPR, Kredit rumah |
Permalink
Ditulis oleh roemahku